World Bank mengapresiasi BIRMS

Pada hari Senin, 4 Mei 2015, pukul 11 di Kantor ULP Kota Bandung. Telah dilakukan Asesmen Open Contracting yang diinisiasi oleh World Bank terhadap pemerintah kota Bandung, yang mana hadir pada hari itu, perwakilan LKPP, World Bank beserta perwakilan anggota dari Pokja ULP, PPK dan LPSE Pemerintah Kota Bandung. 

Sebagai informasi awal mengenai Open Contracting menurut World Bank adalah suatu gerakan yang transparansi dalam proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dalam bentuk keterbukaan dan partisipasi dalam public contracting pada semua tahapan proses kontrak dan semua jenis kontrak.

Dimana tujuan asesmen ini adalah untuk memahami kondisi terkini dan permasalahan-permasalahan yang ada dari praktek PBJ di Pemerintahan sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi masukan dalam perumusan program Open Contracting.

Asesmen tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut:

a. hal-hal apa saja yang diwajibkan/dilarang secara hukum terkait dengan publikasi dan informasi kontrak, serta peraturan atau larangan apa saja yang berkaitan dengan keterlibatan publik dalam hal public contracting.

b. Bentuk implementasi publikasi data dan keterlibatan publik yang telah melaksanakan oleh ULP dan LKPP, termasuk konsultasi, dialog politik, dan observasi serta monitoring dari hal yang berkaitan dengan public contracting.

c. saran dan masukan untuk meningkatkan transparansi, keterlibatan, dan penggunaan informasi yang lebih baik dalam konteks Indonesia.

Ada pun suasana asesmen dan diskusi menjadi sangat menarik dengan berbagai tantangan yang terjadi di kota Bandung dalam mewujudkan suatu model yang dianggap oleh World Bank adalah Open Contracting. Bandung Integrated Resources Management System atau yang telah kita kenal dengan BIRMS merupakan suatu bentuk model nyata yang paling dekat dengan gerakan Open Contracting. Di Indonesia itu sendiri model integrasi dan transparansi PBJ yang terjadi di pemerintah selain kota Bandung adalah kota Surabaya. Dengan dipilihnya kota Bandung merupakan suatu kebanggan tersendiri untuk mewakili Indonesia menuju Indonesia yang lebih baik.

Berikut foto-foto saat asesemen dan diskusi dengan model wawancara oleh World Bank.